Warga Desa Benggaulu Pertanyakan Independensi Ketua Panitia Pilkades, Di Sinyalir Ada Upaya Curang - Zona Tipikor

INTERNASIONAL

Saturday, November 13, 2021

Warga Desa Benggaulu Pertanyakan Independensi Ketua Panitia Pilkades, Di Sinyalir Ada Upaya Curang



MATENG, SULBAR -  Perhelatan Pemilihan Kepala Desa secara serentak yang akan diadakan di kabupaten Mamuju tengah pada waktu dekat ini akan segera di gelar, termasuk Desa Benggaulu Kecamatan Karossa yaitu Desa paling ujung Utara yang berbatasan dengan kabupaten pasang kayu.

Aroma kecurangan dalam kontestasi pemilihan kepala desa (Pilkades) terendus warga Desa Benggaulu kecamatan Karossa. 
Salah seorang Ketua Panitia Pilkades Gempawan diduga berupaya melakukan kecurangan dalam Pilkades karena dinilai oleh warga berpihak kepada salah satu calon,sebagian warga mempertanyakan independensi ketua panitia,terutama warga dari dusun benggaulu sebab menurut warga dianggap banyak kejanggalan dan melanggar aturan.

Hal ini diungkapkan oleh salah seorang tokoh masyarakat yang bernama Husaema,di Benggaulu 11/11/2021, bersama warga merasa dibohongi oleh ketua panitia Pilkades diantaranya menetapkan tempat pemungutan Suara (TPS) hanya satu yaitu di Mora tiga saja sementara dari  Pemerintah daerah kabupaten Mamuju Tengah memutuskan dua TPS yaitu di Mora tiga  dan dusun benggaulu.

Jika dilihat dari wajib pilih yang berjumlah 980 orang dan dari kelima calon yang ada warga lebih banyak berdomisili di dusun benggaulu.

"Awalnya kami dikasih tau oleh ketua panitia bahwa TPS cuma hanya satu tempat di Mora tiga saja,tapi setelah kami cek dan tanyakan ke pemerintah kabupaten Mamuju Tengah ternyata ada dua TPS yaitu satu lagi di dusun sumber harapan dan dusun benggaulu, ada apa ini......., kalau tidak cukup dana kami dari masyarakat siap gotong royong untuk bikin TPS ," jelas Husaema sambil terheran.

Disamping alasan lain menurut Husaema,Gempawan selaku ketua panitia  mengadakan rapat dirumahnya sendiri padahal dalam surat undangan itu adalah urusan dinas dan yang diundang hanya sebagian kepala dusun saja, sementara ada kantor sekretariat dan kantor Desa Benggaulu tidak dipungsikan, 
," Apa tujuan pak Ketua untuk adakan rapat di rumahnya sendiri,kalau disebut rapat interen keluarga ya jangan pakai Kop Surat Dinas,
," Ungkap Husaema dengan nada tinggi.

Saat dikonfirmasi awak media di kediamamnyanya, 11/11/2021 tentang hal tersebut,Ketua Panitia ( Gempawan ) menjelaskan bahwa adanya satu TPS di Mora tiga bukan keputusan sendiri tapi keputusan hasil kesepakatan panitia dan mengenai rapat dirumahnya adalah hasil koordinasi dengan Pejabat Kepala Desa Benggaulu I Gede Ariawan,tutur Gempawan

Warga berharap dengan turunnya berita ini pihak terkait dalam hal ini Dinas PMD Mamuju Tengah memberikan sanksi kepada ketua panitia pikades Benggaulu sesuai dengan pelanggarannya,karena kalau di biarkan ini rentan dengan kriminal,ketua panitia di duga jadi tim sukses salah satu calon desa di Benggaulu,ini jelas pelanggaran..? Ungkap warga kesal. (*)

Reporter: Salman,
Editor: A.Mappatoto, SH.MH.

No comments:

Post a Comment