Bupati Wajo Temui Warga dan Jawab Aspirasi, Pagi hingga Malam - Zona Tipikor

INTERNASIONAL

Friday, July 30, 2021

Bupati Wajo Temui Warga dan Jawab Aspirasi, Pagi hingga Malam



WAJO - Amran Mahmud sudah lama dikenal sebagai sosok pekerja, dan amanah, Perilaku tersebut tetap melekat hingga menyandang sebagai Bupati Wajo 

Amran Mahmud saat ini yang Menahkodai Bumi Lamaddukelleng,  dituntut terus berpikir untuk kemajuan Kabupaten wajo yang lebih baik dan kesejahteraan masyarakat 

Amran Mahmud juga bukanlah ciri khas pejabat yang anti kritik, namun yang diharapkan kritikan yang sifatnya Obyektif meminta masukan dari berbagai pihak elemen masyarakat.

Jumat, 30 Juli 2021, Amran Mahmud  sejak pagi menjamu  tamu di rumah jabatan, dilanjutkan di kantor hingga menjelang sholat Jumat, 

Selanjutnya memenuhi undangan warga dan silaturahmi serta menjawab pertanyaan-pertanyaan  dari masyarakat Desa Alesilurung, Kecamatan Pitumpanua, dan di Kecamatan Keera, desa Awota, desa Paojepe hingga malam  

Pertemuan Bupati bersama warga dari dua desa bertempat di rumah salah seorang tokoh masyarakat Desa Paojepe dengan didampingi Kadis Perikanan, Camat Keera, Kabid Prasarana dan Sarana Pertanian, Kabid Tanaman Pangan, dan pemerintah desa setempat, terlihat Amran Mahmud serius mendengarkan unek-unek dan usulan dari masyarakat meski waktu telah menunjukkan pukul 20.45 wita Amran Mahmud tetap semangat dan serius melayani warga 

Dari sejumlah masyarakat tani yang paling menonjol dipersoalkan khususnya pupuk bersubsidi, hal ini yang diusulkan oleh warga agar ada solusi yang tepat dari pemerintah 

Pertanyaan salah satu warga tani bahwa, yang membuat kami heran jatah untuk petani yang ada lahannya 2 hektare hanya bisa dapat pupuk bersubsidi,  untuk 1 hektare saja kata warga 

" Oleh karena itu kami mohon kepada Bupati agar persoalan pupuk subsidi ini dapat dicarikan solusi yang tepat pinta warga 

Menanggapi usulan warga tani, Amran perintahkan kepada Dinas Pertanian melalui Kabid PSP untuk menelusuri di mana letak proses administrasi  yang tidak aturan 

"Amran Mahmud pak Kabid untuk ditelusuri pakah dari pengusulan kelompok dalam bentuk Rencana Dedinitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) atau penginputan RDKK yang online sekarang yang mungkin ada kesalahan data, bisa juga ada memang oknum pengecer atau distributor yang 'nakal" Pungkasnya

Lanjut Amran Mahmud, bahwa kalau perlu saya perintahkan " Tim inspektorat daerah memantau dan memeriksa di bagian mana yang perlu diperbaiki mulai dari pengusulan sampai distribusi kepada masyarakat, dan terimakasih atas informasinya dari Bapak ketua Gapoktan dan tokoh masyarakat ucap Amran.

Kabid PSP, Sudirlang, siap melaksanakan instruksi Bupati, dan menjelaskan bahwa memang sistem penginputan RDKK yang online sekarang memang perlu ekstra hati-hati karena tanda titik koma saja yang tidak sesuai dengan data itu akan ditolak oleh sistem, dan kami terus melakukan perbaikan.

Sementara, Camat Keera, Andi Ahmad Ridha, menyampaikan dirinya akan menjadwalkan untuk mengundang perwakilan gabungan kelompok tani desa/kelurahan se-Kecamatan Keera, penyuluh pertanian kecamatan, dan pengecer pupuk lingkup Kecamatan Keera.

"Kami akan tindak lanjuti khusus untuk wilayah Kecamatan Keera sebagai langkah antisipasi karena yang menyampaikan aspirasi kepada Bapak Bupati tadi memang orang Keera, tapi memiliki sawah atau bertani di wilayah Kecamatan Pitumpanua. Sementara RDKK disusun dan diusulkan berdasarkan lokasi areal pertanian," tuturnya.

Tak terasa asyiknya berdiskusi dan  mendengarkan masukan dari masyarakat, tidak terasa waktu menunjukkan pukul 22.00 Wita. Amran Mahmud pun pamit untuk kembali ke Sengkang. (*)

Editor M. Amran Mallala.

No comments:

Post a Comment