Bupati Lepas Secara Simbolis Bibit Ikan - Zona Tipikor

INTERNASIONAL

Sunday, May 30, 2021

Bupati Lepas Secara Simbolis Bibit Ikan



145.400 Bibit Ikan Ditebar Dikawasaj Integritas Farming

SENGKANG  - Bupati Wajo Dr Haji Amran Mahmud S,Sos, Msi menyerahkan secara simbolis ratusan ribu bibit ikan untuk ditebarkan dikawasan Pertanian Terpadu atau Integritas Farming Senin, 31 Mei 2021.

Penyerahan yang digelar di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) tersebut dihadiri, Kadis Perikanan Nasfari, Inspektur Inspektorat, Sattiar dan Asisten III H. Narwis.

Kadis Perikanan Nasfari dalam kegiatan tersebut melaporkan, jumlah penebaran bibit ikan di kawasan integritas farming tahun 2021 sebanyak 145.400 ekor bibit ikan. Rinciannya, ikan Mas sebanyak 72.700 ekor dan Ikan Nila sebanyak 72.700 ekor.

Sementara jumlah penebaran bibit ikan di perairan darat tahun 2021, lanjut Nasfari sebanyak 164.000 ekor. Dengan rincian Ikan Mas sebanyak 82.200 dan Ikan Nila sebanyak 82.200.

"Untuk penebaran bibit ikan untuk perairan darat sudah diserahkan sebelum ramadhan kemarin. Dan hari ini penyerahan bibit ikan pembudidaya di kawasan integritas farming," ujarnya.

Nasfari mengungkapkan, kalau pembudidaya ini harus berkelompok, agar kegiatan tersebut efektif untuk dibina di diberi penyuluhan dengan harapan budidaya budidaya bisa berkembang.

Sedangkan Bupati Wajo H. Amran Mahmud mengatakan, salah satu upaya yang dilakukan pemerintah kabupaten Wajo dalam rangka meningkatkan produksi perikanan budidaya air tawar adalah penebaran ratusan ribu bibit ikan mas dan nila pada kawasan pertanian terpadu di Kecamatan Tanasitolo, Penrang, Majauleng, Maniangpajo, Pammana dan Belawa serta pelaku usaha budidaya ikan dibeberapa desa dan kelurahan.

Amran Mahmud mengharapkan, penebaran benih ikan ini memberikan nilai tambah bagi semua pihak sehingga perlu dipelihara dan dimanfaatkan dengan baik.

"Saya harapkan penebaran benih ikan ini perlu terus dikembangkan lagi dan diperluas agar dapat bermanfaat bagi pengembangan ekonomi masyarakat di Wajo," harapnya. (M.Amran Mallala)

Editor: A.Mappatoto, SH.MH

No comments:

Post a Comment