Warga Benggaulu Minta Habil Jangan Main Diluar, Walaupun Mahal - Zona Tipikor

INTERNASIONAL

Saturday, April 24, 2021

Warga Benggaulu Minta Habil Jangan Main Diluar, Walaupun Mahal




MATENG - Salah satu pangkalan Tabung gas elpiji 3 kg subsidi milik Habil, menjadi sorotan warga Desa Benggaulu, Kecamatan Karossa, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulbar. Hal tersebut di jual dengan harga mahal Rp 30.000 /tabung dan mengutamakan menjual keluar wilayah, kata Warga Benggaulu, selasa 24/4/2021Warga Benggaulu Minta Habil Jangan Main Diluar, walaupun Mahal.

Pangkalan yang di miliki salah satu warga desa Benggaulu (Habil ) di soroti warga.
Pasalnya setiap kali pendistribusian jatah tabung subsidi 3 kilo gram terkesan kesulitan,hal ini di duga adanya transaksi yang dilakukan keluar dari desa Benggaulu.

Menurut warga Beggaulu Muctar dan Ahmad waktu di konfirmasi awak media ini, mengatakan bahwa kami sering kesulitan mendapatkan tabung gas subsidi 3 kilo gram karena pemilik pangkalan lebih mengutamakan menjual keluar wilayah dengan harga Rp. 30.000 yang melebihi harga eceran tertinggi (HET) serta tidak di jual pada masyarakat Benggaulu, pada hal itu diperuntukan untuk masyarakat desa Benggaulu.

Hal ini perlu perhatian serius pemerintah daerah kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), agar para pengecer gas elpiji subsidi tabung 3 kg tidak menjual melebihi harga eceran tertinggi (HET) Rp.16.500 per tabung dan harus memprioritaskan pelayanan di daerah setempat,harap warga.

Lanjut warga mengungkapkan bahwa saya kira semua ada aturan kalau itu pangkalan bukan untuk pelayanan masyarakat benggaulu, kenapa di adakan di benggaulu,tentu ini membuat masyarakat benggaulu kecewa dan sakit hati karena ada pangkalan tapi tidak bisa dapat tabung gas subsidi 3 kg. karena pemilik pangkalan mengutamakan penjualan keluar wilayah.kesal warga

warga benggaulu berharap kepada pihak pertamima atau distributor tabung gas subsidi 3 kg. mengadakan peninjauan tentang keberadaan pangkalan di desa benggaulu karena ini jelas melanggar dan merugikan kami sebagai masyarakat benggaulu ,pelanggaran yang pertama pangkalan ini mengutamakan penjualan keluar wilayah, kedua menjual dengan harga yang tinggi (Rp 30.000) per kilo gram,desak warga benggaulu.

Lebih lanjut Masyarakat Benggaulu meminta agar dinas terkait kabupaten Mamuju Tengah segera turun ke lapangan untuk mengadakan crosheck kebenaran informasi mengenai harga gas elpiji yang di jual di atas HET dan selalu di jual keluar wilayah harap Ahmad dan Muctar di benggaulu. (Salman)

Editor: A.Mappatoto, SH.MH, / Yuni

No comments:

Post a Comment