Akibat limbah Tambang Emas PT KNK Sejumlah Petani Tambak dan Kebun di Rugikan - Zona Tipikor

INTERNASIONAL

Wednesday, April 21, 2021

Akibat limbah Tambang Emas PT KNK Sejumlah Petani Tambak dan Kebun di Rugikan



PARIGI MUOTONG - Sejumlah  Masyarakat  warga yang pemilik tambak (Empang) keberatan dengan pengelolaan Tambang Emas PT KNK di Desa Moutong Timur, Kecamatan Moutong, Kabupaten Parigi Moutong, Sulteng, pasalnya  limbah tambang yang berbentuk lumpur sempat menutupi aliran sungai yang tentu saja merugikan masyarakat atau warga yang punya tambak (empang)  di sekitar pengelolaan tambang emas PT KNK itu, sementara lokasi Tambang Emas PT KNK berada di desa tersebut.
Menurut Sabang pemilik tambak warga setempat mengatakan memang kencang sekali pak aliran limbah ini menutupi sungai Empang kami, bila air laut pasang kita kasi masuk air laut di tambang bahkan lumpur  kiriman dari pengelola tambak diatas yang lebih dulu masuk Empang kami karena didorong oleh air laut pasang. Akibatnya lumpur limbah tambang emas PT NKN sangat merugikan kami karena lumpur limbah yang sudah menutupi aliran sungai dan tidak menutup kemungkinan jika proyek penambangan itu tidak di hentikan tentu saja tambak( empang) kami akan tertutupi lumpur limbah tersebut, oleh karena nya sebagai warga tentu sangat di rugikan.

" Kami juga tidak mau bentrok pak dengan penambang emas itu, jadi kami mohon aparat pemerintah daerah atau mapolres bahkan Mapolda bisa turun tangan mengatasi masalah ini,bahkan kami suda beberapa kali melapor tidak ada pihak yang terkait namun hingga saat ini belum ada merespon,dia menambahkan lebih baik mati hari ini dari pada besok karena tambak ini  adalah dapur kami Pak" tutur Sabang.

Warga lain, Salman mewakili beberapa temannya menambahkan  jika pengelolaan Tambang Emas ini tidak di hentikan tidak menutup kemungkinan ratusan hentar Tambak(empang) terangcam akan di aliri lumpur limbah dari PT KNK itu, bahkan bukan cuma Empang Pak, kebun warga juga tertutupi.tambahnya.

Sementara kepala dinas Balai Lingkungan Hidup Kabupaten Parigi Moutong Muhammad Irfan yang di temui di ruang kerjanya Senin 19/04/2021 lalu berjanji akan menindak lanjuti terkait pengelolaan tambang emas PT KNK  dan berjanji akan memintakan ganti rugi bila mana ada masyarakat yang di rugikan.(Lap: Andi Marongan)

Editor: A.Mappatoto, SH.MH/A.Jamro

No comments:

Post a Comment