Di Duga Pasar Tempe Kontraknya Diputuskan, Ada Apa ? - Zona Tipikor

INTERNASIONAL

Monday, February 22, 2021

Di Duga Pasar Tempe Kontraknya Diputuskan, Ada Apa ?



WAJO - Anggota DPRD komisi III H.Mustafa SH. Politisi partai Gerindra Kabupaten Wajo ini, menekankan bahwa persoalan pembangunan pasar Tempe, yang letaknya berada di yang sangat strategis ini juga nantinya sebagai salah satu ikon pasar di Kabupaten Wajo

Salahsatu politisi partai Gerindra ini yang dikenal saat ini ngetol dan tidak mau konfromi jika diduga mencium " Aroma tidak sedap " pada pelaksanaan diberbagai kegiatan proyek pembangunan di Kabupaten Wajo tegasnya H.Mustafa

Seperti halnya rencana proyek pembangunan pasar Tempe ini yang molor dikerjakan padahal proses tender tahun 2020 dan dimenangkan oleh PT Delima Agung Utama, ironisnya ada dugaan bahwa kontraknya sedan di putus " Ada Apa " adakah udang dibalik pemutusan kontrak tersebut pungkas Mustafa

Lanjut dikatakan bahwa jika terjadi permasalahan didalamnya, diharapkan agar pada pelaksanaan mulai dari perencanaan hingga proses tender ( Lelang ) proyek bisa lebih transparan dibuka seleber lebarnya dan seluas mungkin agar kegiatan pembangunan pasar Tempe tersebut segera dapat berjalan imbuhnya .

Haji Mustafa anggota komisi lll DPRD Wajo kepada awak media ini diruang kerjanya menyampaikan hal tersebut dan mengharapkan kalau persoalan pasar Tempe yang akhir akhir ini Tren isu pembicaraan yang hangat seharusnya lebih awal diselesaikan agar tidak meluas issu hangat tersebut dan dibuka selebar lebarnya dan seluas luasnya secara transparan pintanya

Kami dari komi III telah menjadwalkan untuk melakukan pertemuan bersama Balai Satker pelaksana yakni Prasarana pemukiman Wilayah II Propinsi Sulawsi Selatan dan mengirim surat kepada balai yang rencana pertemuan tanggal 15 February 2021 namun dari pihak balai belum bersedia dengan alasan masih dalam kondisi Covid

Menurutnya saat ini tidak bisa dipungkiri dalam rencana pembangunan pasar Tempe tersebut terkesan ada Aroma yang tidak sedap yang menjadi kendala atau sedikit masalah didalamnya, seperti pesoalan rekanan yang sebelumnya dianulir sebagai pemenang dan belakangan keluar surat rekomendasi atau penyampaian dari pihak kementrian pupr balai prasarana permukiman wilayah Sulsel untuk dihentikan ( putus kontrak ) sementara dan akan dilakukan tender ulang atau lelang ulang proyek ini menjadi PR oleh Publik Ada Apa Yah

“Harapanya masalah masalah terkait apapun soal pasar Tempe ini agar sesegera mungkin ada solusi yang baik bisa diberikan pihak pemerintah agar pembangunan ini segara berlanjut dan berjalan sesuai Peraturan Presiden dan Undang Undang yang berlaku ”.harap Haji Mustafa

Tak hanya solusi yang harus ada, proyek pasar Tempe ini juga harus dibuka seluasnya dan lebih transparan semuanya dan dilakukan koordinasi lebih lanjut, baik itu pihak balai prasarana permukiman wilayah Sulsel dirjen Kementrian PUPR dan instansi terkait.

Kemudia penting untuk diingat bahwa Pasar merupakan bangunan publik, sebaiknya mulai dari perencanaan, studi kelayakan andalnya, dan yang lainnya diharapkan kepada mulai dari rekanan, ppk,perencana agar transparan yang bisa di pertanggung jawabkan , dan berjalan sesuai pepres atau aturan undang undang.

“Ini biar menjadi lebih jelas dan terbuka selebar lebarnya tidak seperti saat ini rekanan sebelumnya dianulir tapi distop lagi dan akan dilelang ulang proses tender.Jangan sampai didalam rencana proyek pembangunan ini diduga " Ada tercium Aroma tidak sedap ", dan diduga mengarah ke unsur permainan atau kecurangan yang terjadi pada saat berproses ”.Ucapnya

Dan diharapkan agar diperjelas dan dibuka seluasnya secara transparan seluruh kegiatan yang telah berjalan baik itu penimbunan atau material yang lainnya sampai pekerjaan konstruksinya disampaikan secara terbuka kepada publik

Di lansir dari media online Pembela news com, secara terpisah pihak PT Delima Agung Utama rekanan sebelumnya yang dianulir sebagai pemenang tender terkait dengan adanya edaran surat terkait informasi mengenai proses pembangunan Pasar Tempe Sengkang yang diminta untuk dihentikan sementara atas SK yang diterbitkan Kementerian PUPR Cipta Karya Balai Prasarana Permukiman Sulsel dengan UM.0201Cb39/1056 dan rencana akan dilakukan proses lelang tender ulang. Pihak direktur dari PT Delima Agung Utama, Drajat Winanjar melalui M.Fakhruddin,SH.,MH.Tim legal PT.Delima Agung Utama menanggapi hal tersebut diatas dan mengatakan kalau terkait dengan apa yang dipublikasikan dibeberapa media dan menjadi opini yang berkembang diluar terkait hal masalah adanya pemutusan kontrak dan akan diadakan nya proses tender ulang oleh pihak balai kementrian pupr dan adanya surat pemberitahuan untuk penghentian sementara aktivitas untuk pekerjaan pasar Tempe Kabupaten Wajo ini.
Pihaknya dalam hal ini PT Delima Agung Utama megklaim kalau hingga saat ini pihaknya belu tutupnya

Sumber: M. Amran Mallala
Editor Andi Mappatoto, SH.MH

No comments:

Post a Comment