Puluhan Warga Lakukan Aksi Demo Meminta Pj.Desa "Burhan"dan Ketua BPD "Yusran"Desa Tabolang Mundur dari Jabatannya - Zona Tipikor

INTERNASIONAL

Thursday, June 11, 2020

Puluhan Warga Lakukan Aksi Demo Meminta Pj.Desa "Burhan"dan Ketua BPD "Yusran"Desa Tabolang Mundur dari Jabatannya


MATENG, ZONATIPIKOR.com – Akibat pendataan bantuan dana BLTD yang dianggap oleh puluhan  warga tidak konsisten dan tidak transparan mulai dari pendataan dan penetapan calon penerima bantuan yang di lakukan oleh Pemerintah Desa dan  BPD, puluhan warga di jaga oleh aparat kepolisian TNI saat mengadakan aksi demo di depan kantor Desa Tabolang, Kec.Topoyo, Kab.Mamuju Tengah, Prov. sulbar, Rabu 10 juni 2020.

Video: 
Dalam orasinya warga berteriak menuntut keadilan dalam hal pendataan calon penerima bantuan  penanganan dampak covid-19 ini di Desa Tabolang.

Karena merasa ada ketidak adilan yang di lakukan oleh pemerintahan desa tabolang dan ketua BPD  maka warga meminta dan mendesak pj.kepala  desa "Burhan" dan Ketua BPD Desa Tabolang "Yusran Adiputra" untuk Segera  Mundur dari Jabatannya.

Puluhan warga desa mendatangi Kantor Desa Tabolang menuntut keadilan dari pihak pemerintah desa untuk transparansi dalam setiap  pendataan dan penetapan calon penerimah  bantuan terkait bantuan penanganan dampak covid-19 dari pemerintah  Bantuan langsung tunai desa  (BLTD) dan membawa sepanduk bertuliskan memintah PJ.Kepala desa "Burhan" segera mengundurkan diri dari jabatannya.

Saya selaku perwakilan warga desa tabolang menuntut keadilan dan transparansi dalam mendataan warga Karena ada beberapa warga yang betul-betul layak untuk mendapatkan bantuan  namun mereka tidak dapat bantuan apa-apa ungkap irwan dalam orasinya

Begitu pun kepala Dusun dan RT kata irwan, mereka yg mengetahui betul kondisi warganya namun tidak dilibatkan dalam pendataan bantuan  BLTD ini bahkan pemerintah desa disinyalir pilih kasih,ada RT yang dapat ada yang tidak.

Sementara itu Burhan selaku PJ.Kades Tabolang mengungkapkan bahwa, kalau soal tuntutan mereka, pihaknya kurang jelas siapa siapa orangnya, sebab yang di ajukan mereka kemarin itu ada 66 orang, tapi data yang di berikan itu ada 96 KK.

“Jadi dari data, 96 yang di berikan itu, kami sudah kroscek, kemudian kita serahkan ke Sekda namun di antara data yang 96 itu kita sudah kroscek kembali, ternyata sudah terdata melalui BST Dinsos dan sebagainya, dan adapun selebihnya itu kami sudah masukkan di JPS,”Paparnya.

Masalah keterlibatan pemerintah, tentu sudah dilibatkan semuanya, cuman yang berbuat itu hanya yang ada dalam SK, seperti Kepala Dusun, relawan dan lain sebagainya yang turun di lapangan.

“Terus terang, kalau semua mau dilibatkan kemudian di belakannya mau menuntut insentifnya kita mau bayar pakai apa, makanya yang kami SK kan itu walau pun hanya sekedar pembeli air minun kami berikan.

Kita berharap bahwa, persoalan ini bisa di selesaikan dengan baik, kami selaku pemerintah Desa Tabolang memohon maaf yang sebesar besarnya kepada Masyarakat bilah ada salah dan keliru di  dalamnya yang kami tidak sengaja, kami juga manusia biasa,”harapnya.

Dalam suasana istrahat sambil menunggu sekertaris BPD desa tabolang sala satu warga angota aksi demo pa " Imran " mencoba menjelaskan bahwa  yang kami rasakan disini Desa Tabolang ini gambaran nya seperti pohon durian,siapa yang dekat dari pohon,itu yang dapat buah nya.,sambung orang sebelah, tidak ada  buah yang di bawah kelewar jau dari pohon oher iya hahaha

Ketua BPD Yusran Adiputra menjelaskan bahwa apa yang menjadi tuntutan mereka itu kami anggab sudah selesai,karena sudah dikomunikasikan ke pemda bersama data calon penerimah bantuan, tidak ada masala semua sudah sesuai dengan juknis.

Sebelumnya juga dinas PMD sudah melakukan pemeriksaan data calon penerimah  BLTD di desa tabolang tidak ada kesalahan dan pelanggaran,dan apa yang kami telah kerjakan ini siap kami pertanggung jawabkan dan menerimah segala konsekuensinya tutup yusran.

Demonstrasi berjalan aman tertib dan kondusif,sampai siang para pendemo masih berkumpul di depan kantor desa menunggu kedatangan Ibu sekertaris BPD Desa Tabolang.

Orasi berakhir dengan hadirnya salah satu anggota DPRD mateng “Marsudi Ali” sebagai penengah dalam masalah ini, Ia akan melanjutkan hal ini, di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mamuju Tengah.

Selain itu, Marsudi Ali” Anggota DPRD, dari partai Gerindra katakan bahwa ini hanya persoalan miss komunikasi saja” kami sudah memanggil korlapnya dan dalam waktu singkat kami akan memanggil Kepala Desa untuk membahas hal ini di DPRD Mateng jelas Marsudi Ali. (*)

Reporter: Salman,
Editor: Andi Mappatoto, SH.MH.

No comments:

Post a Comment