Diduga Kelelahan, Aswan Remaja Asal Dusun Kalando Tenggelam Saat Berenang di Bendungan Batusitanduk - Zona Tipikor

INTERNASIONAL

Saturday, June 06, 2020

Diduga Kelelahan, Aswan Remaja Asal Dusun Kalando Tenggelam Saat Berenang di Bendungan Batusitanduk


MATENG, ZONATIPIKOR.com  - Diduga kelehan seorang remaja asal dusun Kalando, Desa Tabolang, Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah Prov.Sulbar, hilang tenggelam saat sedang asik berenang di Bendungan Batusitanduk, Desa Tobadak, Kecamatan Tobadak,Kab.Mamuju Tengah Prov.Sulbar.sabtu (6/6/2020)

Kepala Subseksi Siaga dan Operasi Basarnas Mamuju, Muh. Fathur Rachman S.Sos membenarkan hal tersebut setelah pihaknya mendapatkan laporan dari salah seorang anggota BPBD Mamuju Tengah, (Syawal)

Kami telah menerima laporan, pada pukul 17.02 WITA  bahwa telah terjadi kondisi membahayakan jiwa manusia 1 (satu) orang, tenggelam di Bendungan Batusitanduk, Desa Tobadak,Mateng, 
ujar Fathur.

Ia menambahkan dari laporan yang di terimah, bahwa kronologis kejadian bermula saat korban a.n Aswan (16th/ laki-laki) dan ketiga rekannya sedang asik berenang di bendungan tiba-tiba korban diduga mengalami kelelahan hingga tenggelam.

Berdasarkan laporan yang diterima, pukul 17.17 WITA kami langsung menerjunkan 1 (satu) tim Rescue Kantor SAR Mamuju ke lokasi kejadian pada koordinat 2°5’32.40″S – 119°22’34.00E, dengan jarak 107 KM radial 35,17° Arah Utara Timur Laut Dari Kantor SAR Mamuju,” jelasnya.

Adapun alat yang di gunakan dalam pencarian korban antara lain:
1. 1 (Satu) Unit Mobil Rescue truk Personil
2. 1 (Satu) Unit Rubber Boat
3. Dua (Dua) Set Alat Selam
4. Alat Komunikasi
5. APD Personal dan peralatan pendukung lainnya.

Ia menambahkan, unsur SAR yang ikut terjun membantu dalam upaya pencarian korban terdiri dari Basarnas SulBar 7 org, BPBD Mamuju Tengah 5 org, Tagana Mamuju Tengah 5 org, Polres Mamuju Tengah 5 org, KPA Akatis 3 org, Peta Mateng 2 org serta masyarakat setempat.

Menurut keterangan beberapa warga setempat,bahwa kronologis kejadian sekitar jam 2 siang hari,saat pulang menanam padi dari sawah mereka langsung  berenang di bendungan Batusitanduk bersama 3 orang rekannya dengan niat untuk membersihkan badan, Sementara sedang asik berenang, tiba-tiba korban berteriak minta tolong kepada teman-temannya, sontak temannya berusaha untuk membantu namun gagal karena temannya mengalami kram pada bagian kaki.

Sampai dengan turun nya berita ini , korban masih dalam pencarian oleh pihak terkait dibantu dengan warga setempat.karena kondisi cuaca tidak mendukung  hujan dan malam sudah tiba, maka  pencarian sementara di hentikan dan akan di lanjutkan ke esokan  harinya. (*)

Reporter: Salman, 
Editor: A.Mappatoto, SH.MH.

No comments:

Post a Comment