Bagai Dihantam Badai Ditengah Lautan, KAMU Optimis Kepakkan Perahu Layar Menuju Karya Terbaik Anak Bangsa Di Bumi Batara Guru - Zona Tipikor

INTERNASIONAL

Thursday, June 04, 2020

Bagai Dihantam Badai Ditengah Lautan, KAMU Optimis Kepakkan Perahu Layar Menuju Karya Terbaik Anak Bangsa Di Bumi Batara Guru


LUWU TIMUR, ZONATIPIKOR.com - ika berbicara soal umur, tak dipungkiri Koperasi Agro Mandiri Utama (KAMU) yang lahir di Bumi Batara Guru tepatnya di Desa Mandiri Kecamatan Tomoni, Sulawesi Selatan masih berumur “Balita”.

Namun jangan salah, KAMU juga bisa dikategorikan “Bayi AJaib”.Kehadiran KAMU bak angin segar bagi sejumlah Kelompok Petani Sawit di Kabupaten Luwu Timur. Namun, usia KAMU yang mulai merangkak untuk menghasilkan karya besar sejak terbentuk pada 15 Mei 2019 tentu dihadapkan sejumlah tantangan. Hal inilah yang terjadi saat ini, KAMU menjadi perbincangan hangat Kaum Elit maupun sejumlah Media lokal maupun luar daerah.

Kenapa Demikian ?, Koperasi Agro Mandiri Utama yang baru seumur jagung berdiri di Luwu Timur menjadi trand perbincangan kaum elite di Luwu Timur. Banyak kalangan diduga memendam “Kecemburuan serta rasa curiga” dengan keberhasilannya menggait “Dana Hibah” dari Pusat Bantuan Peremajaan Kelapa Sawit untuk Pekebun di Luwu timur.

Dengan Keberanian Koperasi KAMU membawa dana sebesar Rp.60 Miliar tersebut turun ke daerah tentu membuat pertanyaan besar sembari geleng-geleng kepala, Kok Bisa?. Itu bukan tak seberapa, namun yang paling penting adalah KAMU bertekad mampu mewujudkan Visi Misi besar Pemerintah Daerah menuju Luwu Timur yang lebih baik.

Meskipun hal yang tidak biasa ini mengakibatkan banyak mata dan telinga tertuju padanya mungkin itu hanya persoalan kepentingan semata. Disamping kepentingan bisnis mungkin juga ada kepentingan politik didalamnya hingga melupakan kepentingan besar dengan visi yang besar,”.papar Sekertaris KAMU Muhammad Alwan. Kamis, 04 Juni 2020.

“Munculnya pemberitaan di beberapa media local yang berusaha menggoreng dan menggiring opini yang menyesatkan ke public mungkin itu sebagai alat saja agar usaha yang dilakoni  koperasi KAMU saat ini tidak bertahan lama. Karena melihat jumlah anggaran yang begitu fantastis ini.

bisa jadi banyak titipan kepentingan yang bersarang mengikuti opini itu. Kami sebagai pengurus koperasi KAMU tidak merasa terusik dengan banyaknya asumsi negatif dari opini yang berkembang yang dijadikan berita untuk konsumsi public.

Tapi kami tidak terpengaruh karena selama ini kami melakukan pekerjaan ini masih sesuai petunjuk tekhnis dan aturan yang berlaku. Silahkan saja membuat opini siapa tahu dengan begitu bisa menjadi dongeng sebelum tidur hingga mimpi basah,”lebih jelas Alwan uraikan.

Perlu dipahami bersama, Banyak masyarakat yang tidak memahami aturan terkait peremajaan ini, hanya berdasarkan cerita dan pandangan mata. Dari situlah muncul berbagai opini dan komentar “Warung Kopi” tanpa melihat aturan yang ada dan tetah ditetapkan sebelum Koperasi KAMU ada.

Pada dasarnya apapun yang orang katakan akibat ketidaktahuannya cukup dimaklum saja, kalau sudah bosan pasti akan diam sendiri. Dan kami tetap konsentrasi menyelesaikan program ini hingga tuntas. Karena niat kami dari awal ingin berkarya untuk membantu Pemerintah Daerah demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Bumi Batara Guru yang kita banggakan ini,”pungkas Alwan.(Humas KAMU/Zainuddin)

Editor: A.Mappatoto, SH.MH.

No comments:

Post a Comment