Bupati Wajo Bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kab.Wajo Hadiri PHI Tingkat Provinsi - Zona Tipikor

INTERNASIONAL

Saturday, December 28, 2019

Bupati Wajo Bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kab.Wajo Hadiri PHI Tingkat Provinsi


MAKASSAR, ZONATIPIKOR.com -- Bupati Wajo bersama ketua Tim Penggerak PKK Kab.Wajo hadiri penerimaan penghargaan diruang pola Kantor Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan, hari Jumat, 27/12/2019.

Turut hadir pada kesempatan ini Kadis PPPA Kabupateb Wajo, Camat Sabbangparu, Kepala Desa Pasaka.

Dilanjutkan dengan pengukuhan forum anak Provinsi Sulsel periode 2020 oleh Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan.

Dalam sambutannya Prof. Dr. HM. Nurdin Abdullah mengatakan tema peringatan Hari Ibu "membangkitkan semangat pergerakan perempuan Indonesia untuk berdaya."

"Hargailah Perempuan terutama ibu kita yang telah melahirkan kita, hargailah istri kita karena merekalah kita bisa sukses dalam segala hal," jelas Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan.

Dikatakan kalau ada 9 Kabupaten/Kota di Sulsel yang mendapatkan penghargaan, dan salah satu diantaranya Kabupaten Wajo yaitu Desa Pasaka, dan Penghargaan diserahkan langsung oleh Gubernur Sulsel.

“Semangat perjuangan kaum perempuan Indonesia tersebut sebagaimana tercermin dalam lambang berupa setangkai bunga melati dengan kuntumnya, yang menggambarkan, kasih sayang kodrati antara ibu dan anak, kekuatan, kesucian antara ibu dan pengorbanan anak dan kesadaran wanita untuk menggalang kesatuan dan persatuan, keikhlasan bakti dalam pembangunan bangsa dan negara,” Lanjutnya membacakan sejarah singkat Hari Ibu.

Dikatakan kalau makna peringatan Hari Ibu Ke-91, Pertama, menunjukkan bahwa perjuangan kaum perempuan Indonesia telah menempuh jalan panjang dalam mewujudkan peranan dan kedudukan perempuan Indonesia dalam kehidupan berbangsa dan bernegara dalam rangka menuju kemerdekaan.

Sebelumnya, Nurdin Abdullah dalam sambutannya menyampaikan apresiasinya kepada para istri kepala daerah dan sekda serta istri pejabat lainnya yang selama ini setia mendukung pekerjaan suami mereka.

“Sebab atas dukungan merekalah sehingga kinerja dan karir suami bisa terus meningkat,” ujarnya diakhir sambutannya.

Alhamdulilah, Wajo yang diwakili oleh Desa Pasaka Kecamatan Sabbangparu sebagai Desa Percontohan, dianggap berhasil melaksanakan program Percepatan Pembangunan Ketahanan Keluarga,” ucap Dr. H. Amran Mahmud.

Orang nomor satu Wajo inipun berharap, penghargaan ini bisa menjadi motivasi dan spirit bagi desa/kelurahan untuk terus berinovasi meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Ia menambahkan, hanya ada sembilan kabupaten/kota di Sulsel yang mendapatkan penghargaan itu diantaranya Wajo, Makassar, Maros, Pangkep, Bulukumba, Parepare, Soppeng, Jeneponto, Enrekang dan Luwu.

Dr. H. Amran Mahmud mengatakan Kabupaten Wajo mendapatkan penghargaan salah satunya Desa Pasaka di Kecamatan Sabbangparu mendapatkan sebagai Kabupaten Ketahanan keluarga, tentu ini akan menjadi penyemangat untuk kita terus membina seluruh komponen masyarakat.

Utamanya kepada pemberdayaan ibu ibu agar betul betul bisa produktif mengambil bagian dalam pembangunan, sukses selalu, mari kita bersama sama dan  selamat hari ibu ke 91, Semoga senantiasa eksis ikut partisipasi dalam pembangunan.

Dari tempat terpisah Kepala Desa Pasaka Balli Rawang mengungkapkan, keberhasilan Desa Pasaka meraih penghargaan tersebut tidak lepas dari kelengkapan administrasi kependudukan, buku nikah dan BPJS yang telah dimiliki warga

Sedangkan untuk ketahanan keluarga yang dinilai adalah upaya keluarga dalam memenuhi kebutuhan pokoknya.

“Sebenarnya ada 28 indikator yang dinilai dan ditanyakan tim verifikasi dan monitoring yang diacak kepada 15 KK dari 120 KK yang masuk pembinaan, dan Alhamdulilah kita memenuhi 28 indikator tersebut,” terangnya.

Ketua Tim Penggerak PKK Hj. Sitti Maryam, S.Sos., M.Si mengatakan semoga moment ini menjadi penyemangat khususnya kaum perempuan, apalagi temanya sangat menginspirasi Indonesia maju dan perempuan berdaya.

Istri dari Bupati Wajo ini menambahkan harapannya  "mudah mudahan kedepan bisa lebih eksis punya semangat kekuatan sebagai tugas utamanya mengurus anak dan mendampingi suami, sehingga kita berharap masyarakat nantinya ikut mencerahkan Indonesia maju, perempuan juga maju,"

Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak juga mengatakan ini merupakan salah satu program  P2K3 peningkatan peran keluarga menuju keluarga sejahtera.

Tujuan program ini bagaimana mewujudkan  keluarga ulet dan tangguh dan memiliki kemandirian bersama keluarganya.

"Ada 5 dasar pembinaan di lapangan dengan melibatkan Pemkab, swasta, seluruh pemangku kepentingan, dan apa yg kita capai ini merupakan suatu langka yang kita harapkan bisa menginisiasi desa kelurahan lainnya lebih baik lagi kedepannya," jelasnya.

Kami ucapkan teriman kasih atas partisipasi kepada OPD, dunia usaha, LSM yang terlibat dalam pembinaan ini,  semoga kedepannya lebih sinegi lagi membangun kerjasama lebih baik kedepan," Kadis PPPA menambahkan diakhir penjelasannya.

Diakhiri dengan pemotongan tumpeng oleh Gubernur bersama ketua Tim penggerak PKK Provinsi dan Ketua Tim Penggerak PKK Kab/Kota.

Sumber : Humas Pemkab Wajo,
Editor : Daci Dais.

No comments:

Post a Comment