Diduga Korupsi Dana Desa, Mustafa Bersama Tomas Laporkan Kades Lantang - Zona Tipikor

INTERNASIONAL

Saturday, June 29, 2019

Diduga Korupsi Dana Desa, Mustafa Bersama Tomas Laporkan Kades Lantang


ZONATIPIKOR.COM,MAKASSAR - Dugaan korupsi penggunaan dana ADD/APBDes telah banyak membuat para kepala desa terjerat masalah hukum.

Hal ini pun terjadi di Desa Lantang Kec. Polombangkeng Selatan Kab. Takalar. Salah satu aktifis pemerhati suara rakyat, yakni Mustafa melaporkan dugaan korupsi penggunaan dana desa di Kab. Takalar tersebut.

Bahkan, Mustafa bersama beberapa tokoh masyrakat telah melaporkan dugaan korupsi Kepala Desa tersebut kepada Polda Sulsel, Kejati dan Kapolres Takalar pada awal bulan Maret 2019 lalu.

"Kami menduga, Kades setempat melakukan tindak pidana korupsi dana desa dengan mark up harga material pada beberapa pekerjaan fisik, seperti pembangunan Posyandu, jalan tani. Untuk laporan di Polda sendiri sudah masuk sejak tanggal 5 Maret lalu, Kejati pada tanggal 1 Maret", terang Mustafa saat ditemui di Rager Cafe, Jl. Racing Center Makassar, Sabtu (29/06/19) malam.

Selain mark up material, menurut temuan Mustafa ada juga beberapa program fiktif, seperti kegiatan olahraga, dan mark volume pekerjaan.

"Kami berharap, agar pihak berwenang serius menangani dugaan kasus tersebut, apalagi kami menduga hal ini terjadi sejak tahun 2017 lalu. Laporan kami pun telah dilengkapi dengan bukti-bukti berupa nota-nota pembelian material yang harga dan volumenya sudah di mark up, begitu juga dengan kwitansi pembayaran upah kerja", imbuhnya.

Mustafa berharap agar penegak hukum bisa bertindak tegas dan cepat mengingat sampai saat ini pengelolaan dana ADD di Desa tersebut masih dikelola oleh aparat Desa yang sama sehingga sangat berpotensi untuk melakukan tindakan yang sama pada tahun 2017 yang di duga terjadi tindakan korupsi. 

"Bukti – bukti yang dimiliki sudah diperiksa oleh tim ahli teknik yang sudah dibentuk bersama beberapa LBH, sangat jelas adanya dugaan tindakan korupsi sehingga bila kasus ini berhenti tanpa penyelesaian maka, kita siap menurunkan massa untuk melakukan aksi demonstrasi menuntut penyelesaian kasus tersebut", tegas Mustafa yang juga pengurus Ormas Patriot Nasional (Patron) Sulsel ini.

Sementara itu, Kepala Desa Lantang Muh. Kasim yang dikonfirmasi mengatakan jika hal tersebut tidak benar. Ia juga mengaku telah turun dari tim Polres Takalar melakukan pemeriksaan.

"Tidak ada itu. Dari Polres juga sudah turun memeriksa. Silahkan melapor saja, saya siap berhadap-hadapan dalam proses hukum", ucap Muh. Kasim.

Sumber : Ketua GoWa-MO
Syafriadi Djaenaf Dg Mangka.

No comments:

Post a Comment